Posted by: niadilova | 08/12/2019

Visual Klasik Nusantara #121: Lie A.Sie: Mayor-titulair ‘Chineezen’ di Kutaraja

Bintang Hindia, No.8, Tahoen jang Pertama, 15 April 1903

Sumber: Bintang Hindia (Amsterdam), No.8, Tahoen jang Pertama, 15 April 1903, hlm. 91

Catatan: Lahir tahun 1829, Lie A. Sie merupakan orang Cina terkaya dan paling berpengaruh di Aceh. Dia banyak membantu menyukseskan penaklukan Belanda terhadap Aceh. Ia sering memenangkan proyek-proyek pembangunan di Aceh, tentu saja berkat kedekatannya dengan pejabat militer dan sipil Kompeni. Antara lain dialah yang menjadi salah seorang kontraktor pembangunan kembali Mesjid Raya Aceh yang terbakar dalam peperangan antara orang Aceh dengan Belanda, selain berperan besar dalam pembangunan transportasi trem di Aceh. Sebelum menjabat sabagai Mayor Cina di Kutaraja (sekarang: Banda Aceh), Lie A. Sie sebelumnya menjabat sebagai “luitenant de Chineezen” di Olehleh, afdeeling Aceh Besar (Groot-Atjeh) (Atjeh en onderhorigheeden) pada bulan Juni 1898 (lihat Java-Bode, 29 Juni 1898). Ia menjadi Mayor-titulair Cina di Banda Aceh selama 22 tahun. Lie A. Sie meninggal di Kutaraja pada awal Maret 1922 dan baru dikebumikan pada akhir bulan itu (30 Maret 1922) dengan upacara kebesaran (lihat Bataviaasch Nieuwsblad, 1 April 1922).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: