Posted by: niadilova | 08/12/2019

PPM #233: Perguruan Tinggi Islam Dibuka di Payakumbuh (1935)

TRAINING COLLEGE.

Diboeka di Pajakoemboeh.

            Pada tanggal 3 Februari 1935 di Pajakoemboeh akan diboeka satoe Pergoeroean Islam Tinggi dengan nama Training College atawa Koellijatoel Moe’allimin, jang bertoedjoean akan membimbing pemoeda pemoeda poetra dan poetri mendapat pengetahoean jang loeas dan landjoet dalam dalam soal seloek beloeknja Islam dan pengetahoean oemoem (Algemeene kennis).

            Lamanja beladjar adalah 4 taon dan moerid moerid jang diterima jalah marika jang lepasan Thawallibschool, Dinijahschool dan Tarbijatoel Islamijah atawa jang sama dengan itoe, dengan sjarat telah mempoenjai diploma telah tamat dari klas 7.

            Goeroe goeroenja terdiri dari toean toean Nasroeddin Thaha bekas student Darul Ulum Cairo, Iljas M. Ali bekas student di al-Azhar Cairo, Djanaid Moehammad (al Falaqie) dan Zainuddin al Hamidi (Ma’haj Islamij Mekkah).

            Moerid moerid jang ingin belajar haroes membajar oeang sekolah f 2.- seboelan berikoet oeang masoek f 2,50 dan ini moesti dibajar lebih doeloe.

            Bisa diterangkan djoega pengoeroesnja Traning College ini terdiri dari toean toean:           

  1. Zainoeddin Hamidij ketoea
  2. Roesli A. Wahid, djoeroesoerat
  3. Lamid St. Madjolelo bendahari
  4. Rahib dan H. Abd. Hamid Saady pembantoe.

***

Laporan harian Sinar Sumatra, No. 289, Hari Saptoe 29 December 1934, 23 Tjam It Gwee 2485 – 22 Ramadhan 1353 tentang akan dibukanya satu sekolah baru setingkat training college di Payakumbuh pada tgl. 3 Februari 1935. Sebagaimana dapat disimak dalam laporan di atas, sekolah tersebut, yang dalam istilah Islam disebut “Koellijatoel Moe’allimin” memprioritaskan penerimaan siswa dari sekolah-sekolah Islam.

Pada tahun 1930an, semangat keislaman menguat di Minangkabau, mungkin sebagai reaksi antitesis terhadap penyebaran sekolah sekuler yang juga meluas. Walau bagaimanapun, hal ini terkait pula dengan pertentangan antara kaum tua dan kaum muda di Minangkabau.

Era 1930an adalah masa berkembangnya partai-partai politik yang berazaskan Islam di kalangan intelektual pribumi di Minangkabau. PERTI, PERMI, dan beberapa partai partai politik lainnya mendapat sambutan cukup luas dalam masyarakat Minangkabau. Cabang-cabang partai tersebut berdiri di beberapa nagari. Hal ini membuat Pemerintah Kolonial Hindia Belanda merasa takut. Oleh karena itu, seringkali para aktivis partai-partai tersebut diperiksa, ditangkap, malah ada yang dikirim ke Digul.

Menguatnya gerakan keislaman di Minangkabau itu, yang antara lain diimplementasikan juga dalam dunia pendidikan, perlu dikaji lebih jauh oleh para sejarawan. Saya berasumsi bahwa bukan tidak mungkin hal itu juga sebagai reaksi terhadap meluasnya paham Komunis di kalangan masyarakat Minangkabau. Namun demikian, hal ini perlu dibuktikan melalui penelitian sejarah yang lebih mendalam.

Lepas dari itu, fakta sejarah ini membuktikan bahwa sulit untuk membantah bahwa umat Islam telah memainkan peranan penting dalam penyemaian perasaan nasionalisme dan gerakan perjuangan melawan penjajah di zaman lampau.

Laporan di atas juga memberi gambaran kepada kita tentang pengaruh kuat tradisi keilmuan dan intelektualisme Arab/Timur Tengah di Minangkabau. Disebutkan bahwa pengurus dan guru-guru yang akan mengajar di Training College ini memperoleh pendidikan keislaman dari Mesir dan Saudi Arabia. Kiranya menarik untuk menelusuri lebih jauh riwayat hidup para pengurus dan guru-guru yang namanya disebutkan dalam laporan di atas.

Penelusuran kepustakaan lebih jauh mengenai Training College ini terus dilakukan. Kiranya para pembaca rubrik ‘Paco-Paco Minangkabau’ yang mengetahui sejarah perguruan tinggi Islam yang pernah berdiri di Payakumbuh ini dapat menambah dan melengkapi informasi ini.

Apakah masih ada sisa-sisa bangunan “Pergoeroean Islam Tinggi” ini sekarang di Payakumbuh? Wallahualam!

Dr. Suryadi – Leiden University, the Netherlands / Padang Ekspres, Minggu 24 November 2019

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: