Posted by: niadilova | 24/12/2018

PPM #190: Berita Terbentuknya PDRI Sampai di Belanda (24 Desember 1948)

Republikeinen vormen nieuwe regering

            Het Indonesische republikeinse bureau te Singapore deelt vandaag volgens Reuter mede, dat “ergens op Sumatra” een republikeinse voorlopige regering is gevormd, met als premier de minister van Economie in de regering van Hatta, dr. Sjafroedin Prawiranegara, die een beoek aan Sumatra bracht, toen de Nederlandse actie begon.

            Het bericht van de vorming van een nieuwe voorlopige regering werd via de radio uit Tjoeroep op Zuid-Sumatra naar andere centra van republikeinse weerstand uitgezonden.

            Vijf van de andere ministers in de voorlopige regering waren tevoren leden van de voorlopige provincial regering te Boekittinggi het republikeinse hoofdkwartier op Sumatra.”

***

            Laporan surat kabar De Tijd: godsdienstig-staatkundig dagblad terbitan ‘s-Hertogenbosch, Belanda, tgl. 24-12-1948 tentang terbentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di “suatu tempat di Sumatera” (‘ergensopSumatra’) menyusul dilancarkannya Agresi Militer Belanda Ke-2 yang ditandai dengan pendudukan Yogykarta oleh tantara kiriman Amsterdam pada 19 Desember1948, yang dilanjutkan dengan penangkapan dan pengasingan para pemimpin teras Republik Indonesia (Soekarno, Hatta, Jahrir, dll.).

            De Tijd hanyalah satu dari banyak koran di Belanda yang memberitakan perkembangan politik di Indonesia itu. Koran-koran Belanda lainnya yang memberitakan peristiwa ini dalam edisi 24 Desember 1948 mereka adalah: Bredasche courant (Judul berita: “Republik. regering gevormd op Sumatra”), Friesch dagblad (Judul berita: “REPUBLIKEINSE VOORLOPIGE REGERING GEVORMD”), Twentsch dagblad Tubantia en Enschedesche courant en Vrije Twentsche courant (Judul berita: “Republikeinse voorlopig regering gevormd”), Het dagblad: uitgave van de Nederlandsche Dagbladpers te Batavia (Judul berita: “Voorlopig regering op Sumatra?”), Nieuwsblad van het Noorden (Judul berita: “Republikeinse voorlopige regering gevorm”), Arnhemsche courant (Judul berita: “REPUBLIKEINSE REGERING “ERGENS OP SUMATRA””), De NoordOoster (Judul berita: “REPUBLIKEINSE VOORLOPIGE REGERING GEVORMD”), Het Parool (Judul berita: “Republikeins bewind op Sumatra”) dan 27-12-1948 (Judul berita: “Noodregering stelt eisen”), Trouw (Judul berita: “Republikeinse regering in ballingschap”), dan Friesch dagblad (Judul berita: “REPOEBLIKEINSE VOORLOPIGE REGERING GEVORM”).

            Ini berarti bahwa beritanya sampai di Belanda lima hari setelah PDRI dibentuk oleh Sjafroedin Prawiranegara dan kawan-kawan.

            Tiga hari kemudian, pada 27 Desember, media Belanda mengulas lagi isu ini, misalnya koran De waarheid (Judul berita: “Nieuwe Republikeinse regering op Sumatra. Haar program: Souvereniteit over Java, Sumatra en Madoera”), Helmondsche courant (Judul berita: “VOORWAREN VAN “INDONESISCHE NOODREGERING””), Nieuwe courant (Judul berita: “Noodkreet van “Republikeinse nood-regering””), dan De Gooi- en eemlander: nieuws- en advertentieblad (Judul berita: “Soekarno c.s. niet naar Batavia. Dwaze eis van noodregering”).

Tampaknya, tuntutan-tuntutan PDRI secara sudah diketahui oleh media Belanda secara lebih jelas. Provinciale Drentsche en Asser courant edisi 27 Desember 1948 (di bawah judul berita: “Sjafroedin stelt eisen”), misalnya, menyebutkan 4 tuntutan Sjafroedin dkk., yaitu: 1) Onmiddelijke vrijlating van de door de Nederlanders gevangen gehouden republikeinse ministers (pelepasan segera para menteri Republik [Indonesia] yang dipenjarakan Belanda; 2) Terugtrekking van de Nederlandse strijdkrachten op haar stellingen van 18 December 1948 (Penarikan kembali pasukan bersenjata Belanda ke posisi tanggal 18 Desember 1948); 3) Erkenning “de jure” en “de facto” van de souvereniteit der republiek over Java, Sumatra, en Madoera (pengakuan de jure dan de facto kedaulatan Republik [Indonesia] atas pulau Sumatera, Jawa dan Madura); 4) Vorming op democratische grondslag van een onafhankelijke en sovereine Indonesische regering van het Indonesische cabinet (pembentukan pemerintah demokratis yang independen dan berdaulat oleh kabinet Indonesia).

Sebagaimana sudah sama kita ketahui, PDRI dibentuk karena Belanda melakukan serangan ke Ibukota RI Yogyakarta, menangkapi para pemimpin Republik (Soekarno, Hatta, dll.), lalu mengasingkannya ke Bangka. Aksi militer itu kemudian kita kenal sebagai Agresi Militer Belanda Ke-2 yang bermula pada 19 Desember 1948. Pada hari itu juga dibentuk PDRI oleh Sjafroedin dkk. di Sumatera. Laporan koran-koran Belanda di atas menyebutkan peran Sjafroedin dan 5 menteri lain dari Kabinet Hatta yang waktu itu sedang berada di Bukittinggi dalam pembentukan PDRI itu.

Dapat dikesan bahwa media Belanda menyebut PDRI dengan beberapa istilah, seperti “regering in ballingschap” (pemerintah di pengasingan), “voorlopige regering” (pemerintah sementara), dan Indonesische noodregering (Pemerintahan Darurat Indonesia).

Laporan koran-koran Belanda itu juga menunjukkan bahwa berita tentang pembentukan PDRI sampai ke luar negeri melalui “republikeinse bureau” (Biro Republik Indonesia) di Singapura, setelah menerima berita radio yang dipancarkan secara luas oleh stasiun milik Republik di Curup (kini masuk wilayah administrasi Provinsi Bengkulu).

Agresi Belanda Ke-2 berakhir awal tahun berikutnya, menyusul keluarnya Resolusi Dewan Keamaan PBB tanggal 28 Januari 1949 yang isinya berusaha mendamaikan Indonesia dan Belanda.

Demikianlah sedikit roda sejarah kami putarkan dalam rangka memperingati Hari Bela Negara yang diperingati oleh bangsa Indonesia minggu ini (19 Desember 2018) dalam usianya yang ke-70.

Dr. Suryadi – Leiden University, Belanda / Padang Ekspres, Minggu, 23 Desember 2018

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: