Posted by: niadilova | 17/12/2018

PPM #189: Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Padang Berdiri (21 Juni 1934)

“Pendirian Tjabang “Perdi Padang [Persatoean Djoernalis Indonesia]

Malam tadi (21 djalan 22 Juni 1934) telah dilangsoengkan pertemoean oleh journalisten Indonesier di Padang, bertempat di roemah toean Boerhanoedin, Kampoeng Djawa Dalam.

            Telah diambil kepoetoesan menoeroet soeara terbanjak, diberdirikan Perdi tjabang Padang.

            Pengoeroesnja terdiri dari toean toean.

            Voorzitter – Boerhanoedin (Pewarta)

            Secr. Penningmeester Yunus Ibrahimsjah (Persamaan)

                                                                              (Imam Negara)

            Commissarissen. Datoek Madjoindo (Tjamboet). Alaoedin (Sinar Sumatra) dan Marah Alief (Radio).

            Dari moelai hari ini, soedah dilakoekan perhoeboengan dengan Hoofd bestuur Perdi di Java.

            Soerat2 boeat Perdi tjabang Padang, adres langsoeng pada Secretaris Djatilaan.

***

Laporan surat kabar Tjamboet (terbit di Padang), No. 31, Tahoen ke II, Hari Djoem’at 22 Juni 1934 yang memberitakan berdirinya Persatoean Djoernalis Indonesia (Perdi) Cabang Padang. Orang Belanda menyebut organisasi ini: Verbond van Inlandsche Journalisten atau dengan istilah umum: Inheemsche Journalisten-vereeniging.

Sebagaimana dapat disimak dalam laporan di atas, Perdi Cabang Padang resmi berdiri pada tanggal 21 Juni 1934 (malam) sebagai keputusan dari rapat yang diadakan oleh para wartawan (jurnalis) terkemuka dari beberapa surat kabar yang terbit di Padang yang diadakan di rumah “toean Boerhanoedin” (Pemred Pewarta) di Kampung Jawa Dalam.

Terpilih sebagai Ketua (voorzitter): Burhanoedin dari surat kabar Pewarta; Bendaharawan (penningmeester): Yunus Ibrahimsjah dari surat kabar Persamaan dan Imam Negara; Komisaris: Datoek Madjoindo (surat kabar Tjamboet); Alaoedin (surat kabar Sinar Sumatra) dan Marah Alief (surat kabar Radio). Alamat Sekretarian perhimpunan ini adalah di kantor Tjamboet di Jalan Jati (Djatilaan, Padang).

Nama PERDI  (sumber lain menyebut ‘PER’ adalah singkatan dari Perkoempoelan, bukan Persatoean) sudah muncul di media sejak Februari 1934. Namun, belum diketahui kapan tanggal pasti ditubuhkannya organisasi ini.

Walau bagaimanapun, sebelum organisasi PERDI muncul, sudah ada beberapa usaha untuk menyatukan wartawan pribumi (belakangan juga dengan mengikutsertakan rekan-rekan Tionghoa mereka) dalam satu organisasi kewartawanan. Demikianlah misalnya, pada bulan Maret 1919 di Solo telah berdiri satu Inlandsche journalisten-bond dengan 100 orang anggota di bawah pimpinan Dr. Tjipto Mangeonkoesoemo dengan tujuan (doel): “bewegings-vrijheid voor de Indiërs” (kebebasan bergerak bagi pribumi Hindia Belanda) (De Sumatra Post, 24-03-1919).

Sebelumnya, pada bulan Januari 1914, sebuah inlandsche journalistenbond juga sudah dibentuk di Solo sebagai hasil pertemuan di kantor Sarikat Islam di kota itu. Dihadiri oleh  m. ng. Dwidjosewojo, Sekretaris Onderwijsverbond dan anggota pengurus Boedi Oetomo, pertemuan itu memilih Marco [Kartodikoromo?] dari koran Sarotomo (Solo) sebagai President organisasi wartawan pribumi yang dibentuk itu. Sedangkan jabatan Sekretaris dipercayakan kepada Raden Koorino (juga dari Sarotomo), Bendaharawan (penningmeester) m. hadji Pakri (pedagang/handelaar di Solo). Sedangkan anggota Komisaris adalah: r. Martodorsono (redaktur Sarotomo) yang juga memberi ceramah (lezing) dalam rapat tersebut, r. Dipomartono (pedagang/handelaar), m. Tondokoesoemo; r. Ng. Wiromardjojo (Solo); ng. Basch Roewijodarmobroto (guru kepala/hoofdonderwijzer di Pacitan) dan Poespohadikoesoemo (Pemimpin Redaksi/hoofdredacteur koran Sinar Djawa di Semarang) (De Sumatra post, 07-01-1914). Pada masa yang kurang lebih sama, jurnalis-jurnalis Tionghoa juga mulai bergerak membentuk Chineese Journalistenverbond (lih: De Supatra post, 07-06-1915).

Memang sebelum PERDI Cabang Padang berdiri, sudah ada juga persatuan wartawan pribumi yang dibentuk di kota ini, misalnya pada tahun 1914, 1922, dan 1933 (lihat: Ahmat Adam, Suara Minangkabau: Sejarah dan Bibliografi Akhbar dan Majalah di Sumatera Barat 1900-1941. Kuala Lumpur: Penerbit Universiti Malaya, 114-116), tapi sifat organisasi-organisasi itu masih sebagai organisasi profesi yang belum mengandung tuntutan kuat tentang kemerdekaan wartawan pribumi dari kekangan kolonial.

Di Padang tampaknya jurnalis pribumi dan rekan-rekan Tionghoa mereka miliki hubungan yang dekat, sebagaimana dapat dikesan dari laporan koran De Sumatra post (09-12-1939) tentang pertemuan (bijeenkomst) “Inlandsche en Chineese journalisten” yang tergabung dalam Journalistenbond Sumatra’s Westkust di Hotel Moeslimin, Padang, pada 9 Desember 1939.

PERDI adalah organisasi penting yang berjuang untuk kebebasan orang Indonesia dalam menyatakan pendapat, termasuk di media. Organisasi ini jelas-jelas memakai kata “Indonesia” pada namanya. PERDI memperjuangkan penghapusan undang-undang persdelict yang sangat kolonialistis itu. PERDI juga menuntut dan memperjuangkan pembebasan rekan-rekan mereka yang dipenjara karena dituduh menginjak ‘ranjau pers’ kolonial, seperti dalam kasus pemenjaraan Soewono, Pemimpin Redaksi koran Adil (Solo) yang dianggap sebagai media ultra-nasionalis oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda (De Indische courant, 13-06-1935).

Adalah sebuah kecelakaan sejarah jika mengabaikan peran historis PERDI. Sudah seharusnya penetapan hari ulang tahun PWI (9 Februari 1946) ditinjau kembali. Sementara itu, tarikh berdirinya PERDI Cabang Padang ini (21 Juni 1934) layak pula dicatat sebagai salah satu tonggak penting dalam perjalanan sejarah dunia kewartawanan di Sumatera Barat.

Dr. Suryadi – Leiden University, Belanda / Padang Ekspres, Minggu 16 Desember 2018

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: