Posted by: niadilova | 23/11/2018

Puisi Nusantara 12: Osama Yogi: “AKOE PEMIMPIN?”

Dengan sombong menepoek dada.

Ta’ segan akoe berkata:

“Akoe pemimpin Moerba”,

“Pembawa bahagia Djelata”

 

Rakjat pertjaja.

Akoe dipoedja.

“mereka” koe-perkoeda,

Akoe kaja bertimboen harta.

Rakjat koebohongi

Dirikoe koe-tipoe

Hanja ontoek dirikoe sendiri.

 

Dimanakah kemanoesiaankoe?

adakah akoe dirikoe?

Hidoepkah akoe?

 

Akoe bentji pada dirikoe,

Karena dirikoe penipoe dirikoe.

Osama Yogi.

***

Sumber: Revolusioner, Madjalah Resmi Pesindo, Pemoeda Socialis Indonesia,No. 28 Tahoen I. 7 Oktober 1948:6.

Catatan: Tampaknya sajak ini menyindir pemimpin Partai MURBA (ejaan lama: MOERBA, Moesjawarah Rakjat Banjak), yang dianggapnya menipu masyarakat dan memperkaya diri  sendiri. Siapakah gerangan di antara 4 pemimpin partai MOERBA (Tan Malaka, Chaerul  Saleh, Soekarni, dan Adam Malik) yang disindirnya? Jika dilihat penampilan keempat orang  itu dalam foto-foto lama, yang paling parlente gayanya adalah Chaerul Saleh dan Adam Malik.

Sindiran ini tetap relevan sampai sekarang: banyak pemimpin partai di negeri ini hidup mewah. Mereka menipu rakyat dengan janji-janji manis, apalagi menjelang masa pemilu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: