Posted by: niadilova | 06/10/2018

PPM 159: Mayor Anderson (Inggris) dibunuh di Padang (Des. 1945)

Oedara Padang moelai panas karena matinja Major Anderson

                                             ________                     

Kampoeng dan roemah2 dibakar Sekoetoe

     Kementerian Penerangan menerima kawat dari Goebernoer Soematera jang tadinja dikirimkan oleh Residen Padang (Soematera Barat) kepada beliau berboenji sbb:

     Tanggal 8 Des.’45 Pemimpin Tentera Sekoetoe telah memberi-tahoekan kepada kita, bahwa Major Anderson dari Stafnja, bersama2 dengan nona Alingham dari Palang Merah Inggeris, pada tgl. 3 Des. ’45 j.l. poekoel 4.30 sore telah pergi mandi ketempat mandi di Soengai Barameh jang terletak di dekat Teloek Bajoer. Semendjak saat itoe sampai sekarang mereka beloem kembali. Pimpinan Sekoetoe mengatakan, bahwa orang2 itoe mendjadi hilang, ialah karena ditjoelik oleh pemoeda2 extremisten Indonesia. Selain dari itoe diterangkan, bahwa karena malam hari atjap kali terdjadi tembak menembak antara pendoedoek dan Tentera Sekoetoe, jang sedang melakoekan perondaan. Berhoeboeng dengan tembak menembak dikampoeng Alai – dekat Padang, jang telah terdjadi pada malam hari antara 5 dan 6 Des. sampai tgl 6 [Desember 1945] siangnja, maka Tentera Sekoetoe telah membakar habis sembilan roemah ditempat kedjadian.

[….]

***

Laporan surat kabar Ra’jat: Membawa soeara-perdjoengan Ra’jat mempertahankan Repoeblik Indonesia, No.5, Tahoen ke-I, Rebo 2 Djanoeari 1946 tentang insiden pembunuhan terhadap kepala pasukan marinir Inggris (‘Sekoetoe’) di Padang. Bersama Mayor Anderson, dibunuh juga nona Alingham dari Palang Merah Inggris yang menyertai tentaranya ke Padang.

Lanjutan dari laporan surat kabar ini melaporkan “lebih landjoet, bahwa majat 2 orang kelasi Sekoetoe [Inggris] jang diboenoeh oleh rakjat liar” juga sudah ditemukan. “Majat Major Anderson dan nona Alingham pada tg. 10 Des. 1945 telah dapat didjoempai oleh tentera Sekoetoe. Oepatjara pemakaman telah dilakoekan pada keesokan harinja” yang “dihadiri poela oleh Ketoea K.N.I.[Komite Nasional Indonesia] dan Kepala Polisi Soematera Barat serta Redisen sendiri. Maka pada hari itoe djoega dengan makloemat Tentera Sekoetoe, Padang, pendoedoek dilarang keloear roemah dari poekoel 9 sampai djam 13 siang. Pintoe2 moesti ditotoep.”

Belakangan diketahui bahwa pembunuh Mayor Anderson dan nona Alingham “jaitoe 5 orang jang semoeanja memang kaoem pendjahat jang telah terkenal diantaranja terdapat 2 orang Boegis.”

Akibat kejadian ini, tentara Inggris di Padang melakukan aksi brutal: membakari rumah-rumah penduduk dan menembak mati penduduk tak berdosa. Berdasarkan tiga kawat dari Gubernur Sumatera Barat, Rak’jat selanjutnya melaporkan: rumah penduduk yang dibakar oleh tentara Inggris di Sungai Barameh ada 49 buah,  di Gauang 98 buah; di Taluak Nibuang 61 buah dan “orang jang ditembak mati ada sedjoemlah 12 orang”; Selanjutkan dilaporkan: jika “kedapatan senjata2 diroemah2 pendoedoek jang digeledah [oleh tentara Inggris], maka kampoeng itoe teroes dibakar jaitoe kampoeng Paoeh, Tabing, Loboek Aloeng, Koto Tengah, Alai, kota Padang sendiri, jang djoemlah semoeanja jang terbakar ada 224 boeah [rumah], beloem lagi terhitoeng jang diroesakkannja.” Usaha penyelamatan rumah-rumah yang dibakar itu dihalangi oleh tentara sekutu. Aksi balas dendam Sekutu sampai pula membakar asrama-asrama T.K.R. di Padang dan Bukittinggi. Kantor koran Oetoesan Soematera di Padang juga mereka rusakkan.

Tindakan tentara Inggris yang sudah melampaui batas itu dilaporkan “kepada Pemerintah Poesat di Djakarta, soepaja [silakukan] protes keras terhadap” Inggris yang sudah melakukan tindakan biadab di Sumatera Barat.

Dr. Suryadi – Leiden University, Belanda / Padang Ekspres, Minggu 13 Mei 2018


Responses

  1. I am a Eurasian and was born in 1936 in Sawahlunto. My mother was born in 1915 in Padang. My father (1912) was employed in Sawahlunto at the Ombilin mines. I live in the Los Angeles area, in California. 16 years ago I did retire and started searching for my youth years before, during and after. I interviewed Indo people and their experiences and published their stories and my family history.Friends and family members, today around the age of 90 years, helped supply me with information and their Sumatra experiences.
    Your article about Major Anderson caught my eye. Before the killing of the Major and the red cross woman a killing of 23 Indo people took place in Padang on the Djalan Olo 27. I have friends who lost a number of their family members.
    I have a few questions for you.
    Do you know about the Olo massacre?

    When I collected the info about the killing in the Olo street, I was told by older friends about the killing of the British officers and 2 sailors. But I never could trace the real story. I found out at that same time the man in charge of the Padang Police was Mr. Goldman. Mr. Goldman had written a complete report about the situation in Padang and the killing that took place. Friends of mine tried to get their hands on that report. But the Dutch told me that the reports will be capt secret and release after 2033.

    Were you allowed to see the reports from Mr. Goldman?

    I received a copy of the article PPM 159 Major Anderson (Inggris) Dibumuh di Padang (Des. 1945) ” Oedara Padang moelai panas karena matinja Major Anderson.

    I sent the story to a person in Jakarta to translate your writing. I do not speak Indonesian.

    I think that the above story is just half of the true story what happened in Padang and my story about the Olo massacre was part of it.
    See: https://myindoworld.com/bersiap-masacre-in-padang-west-sumatra-nederlandse-versie/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: