Posted by: niadilova | 05/05/2018

Kilas balik: Major Anderson Mati, Inggris meradang di Padang (Desember ’45)

Ra'jat. No.5, Tahoen ke-I, Rebo 2 Djanoeari 1946-crop

Oedara Padang moelai panas karena matinja Major Anderson

                                             ________

Kampoeng dan roemah2 dibakar Sekoetoe

Kementerian Penerangan menerima kawat dari Goebernoer Soematera jang tadinja dikirimkan oleh Residen Padang (Soematera Barat) kepada beliau berboenji sbb:

Tanggal 8 Des. ’45 Pemimpin Tentera Sekoetoe telah memberi-tahoekan kepada kita, bahwa Major Anderson dari Stafnja, bersama2 dengan nona Alingham dari Palang Merah Inggeris, pada tgl. 3 Des. ’45 j.l. poekoel 4.30 sore telah pergi mandi ketempat mandi di Soengai Barameh jang terletak di dekat Teloek Bajoer. Semendjak saat itoe sampai sekarang mereka beloem kembali. Pimpinan Sekoetoe mengatakan, bahwa orang2 itoe mendjadi hilang, ialah karena ditjoelik oleh pemoeda2 extremisten Indonesia. Selain dari itoe diterangkan, bahwa karena malam hari atjap kali terdjadi tembak menembak antara pendoedoek dan Tentera Sekoetoe, jang sedang melakoekan perondaan. Berhoeboeng dengan tembak menembak dikampoeng Alai – dekat Padang, jang telah terdjadi pada malam hari antara 5 dan 6 Des. sampai tgl 6 [Desember 1945] siangnja, maka Tentera Sekoetoe telah membakar habis sembilan roemah ditempat kedjadian.

Dari roemah2 itoe terlebih dahoeloe segala perempoean telah disingkirkan. Waktoe kebakaran berkobar2 dan kita akan memadamkan apinja, maka barisan Pompa kita jang datang menolong telah ditahan oleh serdadoe2 jg melakoekan pembakaran itoe.

Kawat kedoea menjatakan lebih landjoet sbb:

Majat Major Anderson dan nona Alingham pada tg. 10 Des. 1945 telah dapat didjoempai oleh tentera Sekoetoe. Oepatjara pemakaman telah dilakoekan pada keesokan harinja. Oepatjara pemakaman djenazah itoe dihadiri poela oleh Ketoea K.N.I. dan Kepala Polisi Soematera Barat serta Redisen sendiri. Maka pada hari itoe djoega dengan makloemat Tentera Sekoetoe, Padang, pendoedoek dilarang keloear roemah dari poekoel 9 sampai djam 13 siang. Pintoe2 moesti ditotoep.

Diterangkan lebih landjoet, bahwa majat 2 orang kelasi Sekoetoe jang diboenoeh oleh rakjat liar, telah dapat poela [ditemukan] oleh Sekoetoe. Maka oleh sebab itoe 2 tindakan pembalasan Sekoetoe sekarang ini, tampaknja ialah bersifat membakar roemah2 rakjat di sekitar tempat kedjadian2 itoe, jaitoe tempat dimana terdjadi peristiwa jang meroegikan tenteranja. Tindakan itoe ialah menjebabkan soedah banjak roemah2 rakjat jang dibakar dan perasaan rakjat mendjadi koeatir-gelisah.

Asrama2 T.K.R. dibakar Sekoetoe dan kampoeng2 djadi laoetan api.

Kawat ke-3 tentang peristiwa kedjadian di Padang berboenji sbb: Menjamboeng kawat2 saja tentang tindakan pembalasan dari Tentera Sekoetoe, maka dikabarkan, bahwa tindakan pembalasan seperti terseboet doeloean dilakoekannja teroes. Kantor Oetoesan Soematera dan kantor P.R.I. diroesakkan dan ada poela jang dibakar.

Lebih landjoet dapat dioeraikan, bahwa beberapa orang rakjat kita telah ditembaknja tidak dengan kepoetoesan pengadilan kita. Dalam beberapa hari ini tindakan Tentera Sekoetoe ditoedjoekan kepada T.K.R. dan telah ada asrama2 T.K.R. jang dibakar oleh tentera Sekoetoe.

Tiap2 kita bertanjakan apa sebab2nya tindakan itoe didjalankan, maka kita selaloe menerima djawaban, bahwa Tentera Sekoetoe sekarang wadjib membanteras kaoem extremisten dengan keras, serta hendak menghindarkan orang extremisten sampai dapat ketentraman oemoem.

Angka2 korban djiwa, dan korban ke-4 tanggal 20 Des. ’45 ialah:

Telah dibakar roemah2 rakjat disekitar Soengai Barameh sedjoemlah 49 boeah.

Dikampoeng Gaoeng sedjoemlah 98 boeah.

Di Teloek Niboeng 61 boeah, sedangkan orang jang ditembak mati ada sedjoemlah 12 orang.

Selandjoetnja dapat dikabarkan, bahwa pemboenoeh dari major [Anderson] tsb telah dapat diketahoei, jaitoe 5 orang jang semoeanja memang kaoem pendjahat jang telah terkenal diantaranja terdapat 2 orang Boegis.

Mereka itoe telah ditangkap oleh polisi kita.

Selandjoetnja berhoeboeng dengan terdjadinja tembak-tembakan atau oempamanja kedapatan senjata2 diroemah2 pendoedoek jang digeledah, maka kampoeng itoe teroes dibakar jaitoe kampoeng Paoeh, Tabing, Loboek Aloeng, Koto Tengah, Alai, kota Padang sendiri, jang djoemlah semoeanja jang terbakar ada 224 boeah [rumah], beloem lagi terhitoeng jang diroesakkannja.

Dikabarkan poela, bahwa Markas R.I. di Boekit Tinggi telah dibakar habis.

Sebagai tindakan Sekoetoe jang amat melampaui batas itoe, maka Pemerintah Repoeblik di Soematera meminta kepada Pemerintah Poesat di Djakarta, soepaja melakoekan protes keras terhadap Sekoetoe, kepada Panglima Agoeng di Djakarta.

***

Sumber: Ra’jat: Membawa soeara perdjoengan Ra’jat mempertahankan Repoeblik Indonesia, No.5, Tahoen ke-I, Rebo 2 Djanoeari 1946. Teks disalin sesuai aslinya. Kata-kata dalam tanda kurung siku ditambahkan oleh penyakin untuk memperjelas pengertian.

Penyalin: Dr. Suryadi, Leiden University, Belanda.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: