Posted by: niadilova | 12/02/2018

Puisi Nusantara 4: Welas Asih (1945)

Pembela Tanah Air

 

Ombak memetjah dipantai pasir,

Ria berdesau ditepian,

Sajoep seroean bagai berdesir,

Menjampaikan pesan dari laoetan:

Jaga pangkalanmoe!

Beremboes angin menjintuh rasa,

Lambai-melambai pohon melioek,

Berkoeak poetjoek bagai dilanda,

Pinto hati rasa diketoek:

Djaga sawah ladangmoe!

 

Terbang melajang boeroeng menjiap,

Menjoesoer awan mengembang sajap,

Mengadoe nasibnja dioedara,

Njanji sioelnja penaka soeara:

Djaga oedaramoe!

 

Ikan berenang dilaoetan,

Tjempaka toemboeh dalam hoetan,

Boeroeng terbang dioedara,

Sama berseroe pada pemoeda:

Bela tanah airmoe!

 

Sumber: Majalah Pradjoerit No. 9, Tahoen 2605/1945: 6


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: