Posted by: niadilova | 28/01/2018

Kunjungan ke India dan ke hilirnya (Januari 2018)

Poster di JNU dg NidhiDalam break semester musim dingin awal tahun 2018 ini, saya mendapat undangan untuk memberikan ceramah (lecture) dan diskusi. Undangan ceramah datang dari Jawaharlal Nehru University (JNU), New Delhi, India (lihat poster), dan diskusi diadakan di Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur, Malaysia (lihat poster).

Ceramah di JNU diadakan pada hari Senin, 15 Janari 2018 di Kampus JNU: Room No. 35, Old Building of SLL & CS, JNU, New Delhi-110067. Pihak penganjur ceramah di JNU adalah Division of Bahasa Indonesia, Centre for Chinese and Southeast Asian Studies, School of Language, Literature and Culture Studies, dengan undangan yang ditandatangani oleh satu-satunya Indonesianis di JNU, bahkan mungkin di India: Assistant Professor Dr. Gautam Kumar Jha. Tajuk ceramah saya adalah “The Dutch Impact on Bahasa Indonesia”. Alhamdulillah, ceramah itu mendapat sambutan hangat dari civitas akademika JNU, khususnya mahasiswa yang belajar Bahasa/Budaya Indonesia dan pihak-pihak lain yang tertarik dengan Indonesia di India.

Poster ceramah di JNU, 15-01-2018

IMG-20180128-WA0112

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Leiden University yang telah membiayai perjalanan saya ke India. Tak lupa pula, penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Dr. Gautam Kumar Jha dari JNU dan jajaran mahasiswanya (khususnya Prafull Kumar, Niharika Srishti, Nidhi Kumari, Navin Sharma, dan Shivam Patel) (lihat foto-foto) yang telah memberi pelayanan terbaik kepada saya selama berada di New Delhi, dan juga telah memandu saya keliling New Delhi untuk melihat suasana kota dan situs-situs bersejarah.

Suryadi dan Dr. Gautam

Foto bersama mahasiswa

Foto dg Prafull dll

Dg mahasiswa (Nidhi dan Niha)

Selanjutnya, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Prof. Iwan Pranoto, Atase Kebudayaan KBRI New Delhi, dan stafnya, yang telah menerima saya dalam kunjungan ke kantor beliau (lihat foto).

KBRI New Delhi

Foto dg Pak Iwan Pranoto

Destinasi saya selanjutnya adalah Kuala Lumpur. Seperti telah diinformasikan di atas, di ibukota Malaysia itu saya mengadakan diskusi di kantor Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur. Diskusi ini merupakan pembuka dari seri Wacana Sarjana Persuratan Melayu untuk periode 2018. Saya membawakan makalah yang bertajuk: “Melepas Belenggu Kontrak Kompeni: Refleksi Historis Hubungan Buton-Belanda dalam Warkah VOC kepada Sultan Azimuddin (Naskhah EAP212/6/3 Koleksi Digital The British Library)”.

Poster diskusi di DBP 18-01-2018

Diskusi di DBP-1

Diskusi itu, yang diadakan di Sanggar Za’ba, Aras 1, Blok Podium, Menara Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur, juga mendapat sambutan hangat. Saya mengucapkan terima kasih kepada Puan Kamariah dari Dewan Bahasa dan Pustaka yang telah menjadi pengerusi diskusi itu, dan tak lupa pula saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para penanggap yang telah memberikan komentar-komentar dan masukan-masukan demi penyempurnaan makalah saya itu.

Diskusi di DBP 2

Selama kurang lebih seminggu berada di Malaysia, selain mengadakan diskusi di Dewan Bahasa dan Pustaka, saya juga bertemu dan berdiskusi dengan Tan Sri Dato’ Seri Utama Rais Yatim, Penasihat Sosiobudaya Kerajaan Malaysia dan Presiden International Islamic University Malaysia (IIUM) (lihat foto, courtesy Dirwan Ahmad Dawwis). Saya juga bertemu dengan kawan-kawan di Institut Antarabangsa Tamadun Islam dan Dunia Melayu (ISTAC), IIUM (Dr. Hafiz Zakariya, Dr. Wan Ali Wan Mamat, Dr. Danial Jusof, dll.), tempat saya menjadi visiting fellow pada musim panas 2017. Saya mengucapkan terima kasih kepada Tan Sri Rais Yatim dan ISTAC yang telah mensubsidi biaya perjalanan saya dan memfasilitasi transportasi lokal dan akomodasi saya selama berada di Malaysia.

Dengan Tan Sri-2

Dengan Tan Sri-1

Kesempatan mengunjungi Kuala Lumpur juga saya manfaatkan untuk bertemu dengan PhD student Leiden University dari Malaysia yang saya co-supervisori: Puan Shafa ‘Attusara Silahudin (lihat foto), dan mengunjungi negeri Pahang, wilayah penelitian Puan Shafa (lihat foto). Saya juga bersilaturahmi dengan kawan-kawan di Akademi Pengajian Melayu (APM) Universiti Malaya (Prof. Mochtar Abu Hassan, Prof. Madya Ab. Razak Ab. Karim, Prof. Madya Zahir Ahmad, Prof. Madya Indrawati Zahid, Dr. Norharyati Ab. Rahman, dan Dr. Salinah Ja’afar).

20180118_101825

Puan Shafa

Suryadi di Temerloh

Dua hari terakhir saya gunakan untuk mengunjungi ibunda saya di Pariaman. Saya terbang ke Padang, lalu terus ke Pariaman dengan mobil untuk bertemu dengan ibu dan keluarga saya, juga mertua saya. Dalam junjungan singkat ke Sumatera Barat, saya juga berjumpa dengan kawan-kawan di Pariaman dan di Padang.

Rute perjalanan

  1. Kamis, 11 Januari 2018, jam 11:20: berangkat dari Amsterdam (Schiphol International Airport) menuju New Delhi, India, dengan Jet Airways India flight number 9W 233. Pesawat sampai di New Delhi (Indira Gandhi International Airport) jam 23:55 pada hari yang sama.
  2. Selasa, 16 Januari 2018, jam 22:05: berangkat dari New Delhi (Indira Gandhi International Airport) menuju Kuala Lumpur (KLIA 1), Malaysia, dengan Malindo Air flight number OD 206. Penerbangan tertunda selama kurang lebih 2 jam; pesawat baru sampai di Kuala Lumpur sekitar jam 08:45 pagi.
  3. Senin, 22 Januari 2018, jam 07:00: berangkat dari Kuala Lumpur (KLIA 2) menuju Padang (Bandara Internasional Minangkabau / BIM) dengan Air Asia flight number AK 402. Pesawat sampai di Padang sekitar jam 8 pagi. Penerbangan ini adalah penerbangan yang dijadwal ulang. Semula saya akan berangkat tanggal 21 Januari sore dengan Air Asia flight number AK 405, tapi kemudian ditunda hingga esok paginya.
  4. Rabu, 24 Januari 1918, pukul 8 pagi: berangkat dari Padang (BIM) kembali ke Kuala Lumpur (KLIA 2) dengan Air Asia flight number AK 402. Pesawat sampai di Kuala Lumpur sekitar jam 10:00.
  5. Rabu, 22 Januari 2018, jam 16:30: berangkat dari Kuala Lumpur (KLIA 1) menuju New Delhi (Indira Gandhi International Airport) dengan Malindo Air flight number OD 207. Penerbangan terlambat sekitar 2 jam; pesawat sampai di New Delhi sekitar jam 22:00.
  6. Kamis, 25 Januari 2018, jam 02:30: berangkat dari New Delhi (Indira Gandhi International Airport) menuju Amsterdam dengan Jet Airways India flight number 9W 234. Pesawat sampai di Amsterdam (Schiphol International Airport) pada jam 07:40 pada pada hari yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: