Posted by: niadilova | 08/01/2018

Iklan klasik Nusantara #56: (arloji) Ogival (1954)

Madjallah MERDEKA, No.38, Th. VII, 18 September 1954, h.15

Sumber: Madjallah MERDEKA, No.38, Th. VII, 18 September 1954:15

Catatan: salah satu aspek modernity dari pengaruh kolonialisme Eropa adalah soal kesadaran atas waktu. Hal itu terefleksi dalam peninggalan sejarah berupa tugu-tugu yang dipuncaknya diletakkan jam besar yang sampai sekarang masih dapat ditemukan di banyak kota di Indonesia. Yang paling terkenal di antaranya adalah Jam Gadang di Bukittinggi. Dengan cara begitu, budaya tepat waktu dan menghargai waktu dicoba masukkan ke dalam kesadaran subjek kolonial. Walau bagaimanapun, hal itu tidak serta merta dapat mengubah kesadaran subjek kolinial mengenai pentingnya waktu, terbukti sampai sekarang kita cenderung masih setia menggunakan ‘jam karet’ atau berdalih dengan ungkapan: “Jangan khawatir, jangan buru-buru, Belanda masih jauh!”

Suryadi – Leiden, 8 Januari 2018

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: