Posted by: niadilova | 28/11/2017

Karikatur Nusantara @7: Soekarno ‘terjepit’ (1967)

Gema Islam, No. 91, TH.V, FEBRUARI 1967, p.9

Presiden Indonesia pertama, Ir. Soekarno, di hari-hari terakhir masa kejayaan Orde Lama yang telah dipimpinnya selama lebih kurang 22 tahun. Dia dihadapkan pada kenyataan yang mungkin sebelumnya tidak pernah dia perkirakan: diminta pertanggungjawaban oleh rakyat dan MPRS terkait dengan tuduhan keterlibatannya dalam peristiwa G 30 S PKI. Pidato pertanggungjawabannya yang berjudul “Nawaksara” ditolak oleh Sidang Istimewa MPRS yang diadakan pada tanggal 22 Juni 1966. Dalam pidatonya itu, Soekarno menunjukkan sikapnya terhadap Gerakan 30 September 1965. Ia menyebut kejadian itu dengan nama Gestok: Gerakan 1 Oktober, buka Gerakan September 30 (Gestapu), dan menganggap peristiwa pembunuhan 7 jenderal Angkatan Darat sebagai riak kecil dalam gelombang revolusi yang besar. Sebagaimana telah dicatat oleh sejarah, pidato pertanggungjawaban Presiden Soekarno itu ditolak oleh MPRS dan mandatnya sebagai Presiden Indonesia seumur hidup dicabut oleh MPRS. Kemudian MPRS mengangkat Jenderal Soeharto sebagai penggantinya.

Sumber: Majalah Gema Islam, No. 91, TH.V, FEBRUARI 1967, hlm.9


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: