Posted by: niadilova | 12/09/2017

Menjadi Visiting fellow di ISTAC & Malay World, IIUM (Juni-Agustus 2017)

IIUM-Full-Logo-Colour[1]PADA tanggal 7 Juni 2017 saya berangkat ke Kuala Lumpur untuk memulai tugas sebagai visiting fellow di International Institute of Islamic Civilisation & Malay World (ISTAC) International Islamic University Malaysia (IIUM), Kuala Lumpur yang berlangsung selama 2 bulan, yang secara resmi dimulai tanggal 8 Juni 2017 (http://www.iium.edu.my/MALAY%20WORLD/people-0). Saya mendapat tugas di ISTAC atas undangan Presiden IIUM, Tan Sri Dato’ Seri Utama Dr. Rais Yatim dan Rektor IIUM, Prof. Dato’ Dr. Zaleha binti Kamaruddin yang didelegasikan kepada Dekan ISTAC Prof. Dato’ Dr. Sidek Baba.

Foto-2

Mengikut surat kontrak yang saya terima dari Rektor IIUM nomor register IIUM/202/5/19/1 bertarikh 15 Mac 2017, selama dua bulan berada di IIUM Kampus ISTAC Crescent, ada 3 tugas yang harus saya lakukan, yaitu:

(1) To conduct short-term research during the appointment;

(2) To publish an article in referred journal using affiliation with the Institute;

(3) To conduct relevant seminars at the Institute/IIUM

Merujuk kepada tugas-tugas di atas, selama di ISTAC saya sudah melaksanakan aktivitas-aktivitas berikut ini:

Short-term research 

1. Meneliti tiga teks tentang ibadah haji yang ditulis oleh intelektual Nusantara yang mendapat pendidikan sekuler Barat/Eropa. Ketiga teks itu adalah:

2. Perdjalanan ke-‘Tanahtjoetji’, written by a Malay intellectual from Tapanuli, Dja Endar Moeda. The text was published (in 5 sequences) in journal Bintang Hindia issued in Amsterdam in 1903.

3. Naar heilige land: dagboek van een Mekka-ganger, written by an Indonesian student and the leading activist of De Indische Vereeniging (Perhimpunan Hindia), Baginda Dahlan Abdoellah. The text was published (in 16 sequences) in the leading Dutch newspaper De Telegraaf from July until December 1920.

4. Mijn reis naar Mekka, written by a Sundanese intellectual and nobleman R.A.A. Wiranata Koesoema, the former Regent (Bupati) of Bandung. It was published in 1925.

Foto-1

Dalam rangka penelitian ini, selama berada di IIUM saya sudah melakukan beberapa hal, iaitu:

  1. Menulis satu artikel tentang catatan ibadah haji oleh Dja Endar Moeda (1903) (teks pertama). Artikel ini masih in progress. Jika selesai, insya Allah artikel ini akan dipublikasikan dalam sebuah jurnal internasional (bisa juga di jurnal IIUM AlShajarah), sebagai pemenuhan term of appointment no. 2 dalam surat kontrak saya dengan IIUM, yaitu: ‘to publish a article in referred journal using affiliation with the Institute’ atau di jurnal internasional lainnya.
  2. Menerjemahkan teks kedua, iaitu tulisan Baginda Dahlan Abdoellah, dari Bahasa Belanda ke dalam Bahasa Indonesia.
  3. Mengadakan syarahan mengenai penyelidikan ini. Syarahan sudah dilaksanakan di Kampus IIUM Crescent pada 31 Agustus 2017 yang berjudul: “Critical Voices on the Hajj: Pilgrimage to Mecca in the Eyes of Three Western-Educated Malay Muslim Intellectuals in Early 20th Century”. Alhamdulillah, syarahan itu mendapat sambutan dan tanggapan cukup semarak dari khalayak (audience). Dengan demikian, tugas 3 dalam surat kontrak (to conduct relevant seminars at the Institute/IIUM) sudah saya laksanakan.

Foto-6

Aktivitas-aktivitas lainnya yang sudah saya lakukan selama berada di IIUM (8 Juni-7 Agustus 2017)

  1.  Bersama Dr. Hafiz Zakariya mewakili ISTAC untuk membentangkan kertas kerja dalam dalam 2nd International Symposium on Religious Literature and Heritage (ISLAGE2nd) di Jakarta, Indonesia, pada 18-21 Juli 2017.
  2. Menyumbangkan sejumlah buku tentang studi-dtudi Islam, sastra dan budaya yang saya bawa dari Leiden untuk dihadiahkan kepada Perpustakaan ISTAC (Syed Muhammad Naquib Al-Attas Library). Buku-buku tersebut saya serahkan kepada Encik Ahmad Zaki bin Rasyid, Pustakawan Syed Muhammad Naquib Al-Attas Library, di bilik kerja Dekan ISTAC, disaksikan oleh Dekan Prof. Dato’ Dr. Sidek Baba.
  3. Mengadakan ceramah (bersama Prof. Dr. Willem van der Molen) di Islamic University Malaysia, Cyberjaya, pada 27 Juli 2017.
  4. Bersama Prof. Dr. Willem van der Molen, dijemput untuk berdiskusi dengan para pegawai Dewan Bahasa dan Pustaka di Pejabat Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur, pada 27 Juli 2017 dengan topik diskusi tentang peluang-peluang Malaysia melanjutkan kerjasama dengan Universiteit Leiden.
  5. Menulis resensi buku Ronit Ricci (ed.), Exile in Colonial Asia: Kings, Convicts, Commemoration. Honolulu: University of Hawai‘i Press, 2016, xii + 294 pp.; ISBN: 9780824853747. Resensi tersebut telah diterbitkan dalam @newbook.asia (lihat: https://newbooks.asia/review/exile-colonial-asia)

Foto 1-ceramah di IIUM

Demikianlah aktivitas-aktivitas yang saya lakukan selama menjadi visiting fellow di ISTAC IIUM.

Rute perjalanan (Juni-Agustus 2017)

[Amsterdam] 7 Juni (Qatar Airways) –> Kuala Lumpur; [Kuala Lumpur] 24 Juni (Air Asia) –> Padang [berlebaran dengan keluarga: mertua/ibu]; [Padang] 27 Juni (Air Asia) –> Kuala Lumpur, malamnya à ke Amsterdam (Qatar Airways).

[Amsterdam] 7 Juli (KLM) –> London (Oman Air) –> Muscat (Oman Air) –> Kuala Lumpur (sampai 8 Juli) bersama keluarga (Nurlismaniar Mustafa, Raisa Mahesvara Niadilova, Farel Darvesh Bramatias-Suryadi).

[Kuala Lumpur], Lies, Raisa dan Farel, 16 Juli [bus] –> Melaka –> Duma [feri] à Padang [mobil keluarga], sampai di Padang tgl. 17 Juli.

[Padang] 1 Agustus (Air Asia), Lies, Raisa, Farel, 1 Aguatus –> Kuala Lumpur.

[Kuala Lumpur] 18 Juli (Garuda Indonesia) à Jakarta [mengikuti Seminar ISLAGE 2], balik ke KL 23 Juli (Garuda Indonesia)

[Kuala Lumpur] (Air Asia) –> Medan [bersama keluarga mengunjungi ipar, Kolonel Gusman Hakim /Pagdam Bukit Barisan], balik ke Kuala Lumpur (Air Asia) tgl.7 Agustus.

[Kuala Lumpur] (Air Asia) 11 Agustus –> Padang [mengunjungi keluarga], balik ke Kuala Lumpur (Air Asia) tgl. 19 Juli.

[Kuala Lumpur] bersama keluarga (Oman Air) –> kembali ke Belanda (via Muscat) –> London (Oman Air) à Amsterdam (KLM), sampai di Amsterdam tgl. 20 Agustus 2017.

Website ISTAC: http://www.iium.edu.my/MALAY%20WORLD/people-0

Alamat rumah: Kompleks Perumahan penyarah IIUM Crescent C2-GF-R, Pesiaran Tuanku Syed Sirajudin, Taman Duta, 50480, Kuala Lumpur Malaysia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: