Posted by: niadilova | 07/07/2017

Iklan klasik Nusantara #44 (minuman) Parakan Salak Thee (1928)

Pandji Poestaka 53 Th VI 3 Juli 1928, sampul dalam-c

Catatan: Perkebunan Teh Parakan Salak terletak di Jawa Barat. Daerah Priangan (Tanah Sunda) merupakan salah satu andalan perkebunan teh di Zaman Kolonial. Akan tetapi perkebunan-perkebunan atau ondernemingonderneming teh yang diusahakan oleh orang Eropa, khususnya Belanda, juga ditemukan di banyak tempat lain di Hindia Belanda. Industri perkebunan teh yang masif, yang berkelindan dengan kolonialisme Eropa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, telah menyebabkan lidah orang Barat lekat dengam aroma teh, di samping kopi.

Parakan Salak menjadi terkenal antara lain karena satu set gamelan dari daerah perkebunan teh ini dibawa ke Amerika Serikat untuk dipertunjukkan dalam The World’s Columbian Exposition di Chicago tahun 1893 (lihat: Suryadi, ‘The Recording Industry and ‘Regional’Culture in Indonesia: The Case of Minangkabau’, PhD dissertation, Leiden University, 2014: 41).

Sumber: Majalah Pandji Poestaka, No. 53,  Th. VI,  3 Juli 1928: sampul dalam.

Suryadi – Leiden, 7 Juli 2017


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: