Posted by: niadilova | 05/06/2017

PPM #111: Pemasangan jaringan listrik Fort de Kock – Padangpanjang (1927)

Dari Padang Aneta mengabarkan, sedikit hari lagi Maskapai Léktris Soematera akan memasang kawat2 lektris di Fort de Kock dan Padangpandjang. Didekat Fort de Kock akan didirikan setasion léktris dan dari sana akan diadakan kawat léktris besar ke Padangpandjang. (de Loc.).”

***

Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 24 dan 31, Tahoen V, 25 Maart 1927: 409 [Kronik]), mengutip surat kabar De Locomotief (Semarang), tentang pemasangan jaringan kabel listrik antara kota Fort de Kock (kini: Bukittinggi) dan kota Padangpanjang yang berjarak sekitar 25 km. Kontraktor proyek ini adalah Maskapai Léktris Soematera. Koran Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië edisi 19-03-1927 (judul berita: ‘Electriciteits voorziening van de Padangsche Bovenlanden.’) menjelaskan lebih lengkap tentang proyek ini:

Naar vernomen wordt, zal de electriciteits-maatschappij S u m a t r a binnenkort aanvangen met het aanleggen van de netten te Fort de Kock en Padang-Pandjang. De concessionaris, de heer Van Aalderen, heeft dezer dagen definitieve besprekingen met de autoriteiten gevoerd. De hoofd-ingenieur Blaser van den dienst van Waterkracht en Electriciteit heeft Woensdag het terrein van den Singgalang Ketjil (Zuidelijk van Padang-Pandjang) verkend; hij concludeerde, dat de bouw van een waterkrachtwerk zoo niet onmogelijk, toch bezwaarlijk zal zijn. Besloten is voorlopig in de buurt van Fort-de-Kock een calorische centrale te bouwen, ten einde van daaruit een kabel naar Padang-Panjang te leggen.”

Jadi, konsesor proyek ini adalah Tuan Van Aalderen dan insinyur kepala yang menanganinya bernama Tuan Blaser. Rupanya sudah dicoba untuk kemungkinan menggunakan tenaga air yang ada di Singgalang Kecil [Ketek] untuk proyek ini. Walau hal itu masih mungkin dilakukan, tetapi untuk sementara pilihannya adalah mengalirkan arus listrik melalui kabel dari Fort de Kock ke Padang Panjang.

Laporan ini tentunya bermanfaat bagi sejarawan pengkaji sejarah modernisisasi Minangkabau.

Suryadi – Leiden University, Belanda / Padang Ekspres, Minggu 4 Juni 2017

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: