Posted by: niadilova | 18/12/2016

Stelling Disertasi #14 [Islamic studies]: Dr. Zulkifli

dr-sulkifli-2009

Penulis: Dr. Zulkifli

Judul Disertasi: ‘The Struggle of the Shii‘is in Indonesia’*

Tarikh promosi: Kamis, 24 September 2009

Promotor: Prof. C. Van Dijk

Co-promotor: Dr. N.J.G. Kaptein

Jumlah stellingen : Stellingen disertasi ini tidak ditemukan dalam eksemplar yang ada di Universiteitsbibliotheek Leiden. Sebagai gantinya, kami salinkan di sini Abstract disertasi ini berdasarkan versi terbitannya oleh ANU Press (2013):

The Struggle of the Shi‘is in Indonesia is a pioneering work. It is the first comprehensive scholarly examination in English of the development of Shiism in Indonesia. It focuses primarily on the important period between 1979 and 2004 – a period of nearly a quarter of a century that saw the notable dissemination of Shi’i ideas and a considerable expansion of the number of Shi’i adherents in Indonesia. Since Islam in Indonesia is overwhelmingly Sunni, this development of Shiism in a predominantly Sunni context is a remarkable phenomenon that calls for careful, critical investigation. There is also an important examination of the principal ideas underlying the Madhab Ahl al-Bayt, the Imamate and Imam Madhi, Ja‘fari jurisprudence and ritual piety. Appropriately, in his discussion, Zulkifli provides a succinct outline of contrasts with Sunni ideas and practice. He also examines the publishing efforts that underpinned the dissemination of Shi’i ideas and the founding of IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia) in July 2000 for the propagation of Ahl al-Bayt teachings. Given the Indonesian context, Zulkifli is also concerned with Sunni reactions to these Shi’i developments – a story that continues to unfold to the present. This book as a work of great value and significance for the continuing understanding of the richness and complexity of Indonesian Islam.

Tautan disertasi: https://openaccess.leidenuniv.nl/handle/1887/14017

* Disertasi ini telah diterbitkan dengan judul: Struggle of the Shi’is in Indonesia. Canberra: ANU Press, 2013 [Series: Islam Ins Southeast Asia] (lihat: http://www.oapen.org/search?identifier=462194).

==================

Catatan: Stellingen adalah proposisi (propositions) dari sebuah disertasi, yaitu sejumlah pendirian yang ingin dipertahankan oleh seorang calon doktor (promovendus) berdasarkan temuan-temuan di dalam disertasinya. Pendirian itu boleh saja melawan pendirian sarjana lain. Stellingen adalah unsur yang harus ada dalam sebuah disertasi yang dipertahankan di Universiteit Leiden. Ia dicetak dalam selembar kertas dan diselipkan di dalam disertasi. Jumlah stellingen berkisar antara 8-12, tapi dalam sedikit kasus ada juga yang jumlahnya sampai 15. Di samping pendirian-pendirian yang menyangkut temuan-temuan di dalam disertasi, stellingen juga boleh diisi dengan beberapa pendirian yang terkait dengan bidang-bidang ilmu yang relevan dan masih ada hubungannya dengan disertasi si promovendus. Biasanya nomor yang terakhir dari stellingen mengandung unsur kelucuan tapi bernas. Pada saat ujian terbuka (defence) yang berlangsung selama satu jam, anggota tim penguji berhak mengajukan pertanyaan kepada promovendus melalui salah satu stelling dari disertasinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: