Posted by: niadilova | 22/09/2016

Kilas balik: Anak Agoeng Agoeng Karangasem, 25 Tahun Stedehouder

aaagungPada 20 hari bulan Januari [1934] ini Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik, Stedehouder nagara, Karangasem (Bali), memperingati harinya, bahwa beliau telah 25 tahun menjalankan pemerintah Gubernemen. Beliau itu ialah seorang anak keponakan dari marhum Anak Agoeng Gdé Djlantik. Maka dalam tahun 1908 marhum tersebut memohon kepada Pemerintah Hindia-Belanda, supaya Anak Agoeng Bagoes Djlantik tersebut dianugerahkan akan menggantikan beliau dalam jabatan pemerintahan Karangasem dan pada tanggal 28 Desember tahun itu juga, permintaan beliau itu pun dikabulkan oleh Pemerintah Agung.

***

Maka Anak Agoeng Gdé Djlantik lalu mengadakan perhelatan besar yang dua macam wujudnya. Pertama, maksud perhelatan itu ialah akan mengambil selamat tinggal kepada dunia yang fana ini dan bersedia akan masuk ke negeri yang baka; dan kedua, maksud perhelatan tadi adalah sebagai upacara akan merayakan pengganti beliau dalam jabatan, yaitu jubilaris yang sekarang ini. Pada ketika itu Anak Agoeng Gdé Djlantik menghaturkan tanda mata ke hadapan Sri Baginda Maharaja Putri [Wilhelmina] di tanah Belanda dan pula berbagai-bagai hadiah beribu-ribu rupiah harganya dibagikan kepada rakyat di Karangasem.

***

Sesudah Paduka Yang Mulia Stedehouder baru mengangkat sumpah sebagai biasa waktu menjabat pemerintahan, maka beliau itu berpidato, di antaranya sebagai berikut: “Hari ini saya menjabat pemerintahan negara Karangasem dan saya berharap akan mencapai keadilan dan dengan segala tenaga berusaha akan menambah kemajuan lahir dan batin bagi rakyat saya.”

Karena kelak 25 tahun berselang, kata-kata itu diucapkan, baiklah kita menoleh sekejap mata ke belakang. Dengan girang hati dan dengan syukur nyatalah bagi kita bahwa kemauan beliau yang tetap {12} yang tidak berkurang-kurang itu untuk kemakmuran negeri dan rakyat adalah masih jadi tanda-tanda yang terutama bagi pemerintahan Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik.

Barang siapa yang telah beruntung berkenalan karib dengan Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik itu tahulah bagaimana betul-betul kepentingan negaranya itu yang masuk perhatiannya dan bagaimana beliau itu selalu berusaha akan memajukan benar negaranya dan rakyatnya.

Hal pendidikan, selama pemerintahan Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik sangat memajukan, sehingga sekarang banyaklah terdapat sekolah di Karangasem. Untuk kepentingan kesehatan pun banyaklah yang diperbuat dengan jalan mengadakan waterleiding, saluran air, dan peraturan lain-lain untuk memmperbaiki keadaan kesehatan negeri. Selanjutnya, di bawah pemerintahan beliau itu orang dengan suka hati bekerja keras dan gancang [bahasa Bali; cepat] untuk menambah kemajuan penduduk Karangasem dan kemakmuran negeri.

Juga dalam hal pemerintahan negeri selama jabatan Anak Agoeng Bagoes Djlantik terjadilah beberapa perubahan yang penting dan berarti. Raad Karangasem diadakan dalam tahun 1921; karena itu maka zelfsbestuur negara Karangasem menjadi berdiri langsung di bawah pemerintahan Gubernemen, tetapi dengan adanya raad tersebut, dalam praktik Karangasem boleh dikatakan tinggal berdiri sendiri. Dulu hanya suara dari pihak pegawai yang dapat mencapai pemerintahan yang lebih tinggi, tetapi sekarang dapatlah pula satu badan wakil rakyat, dengan Anak Agoeng sebagai ketuanya (voorzitter), memperdengarkan suaranya dan menyatakan pengaruhnya kepada pemerintahan yang lebih tinggi itu, sehingga dengan jalan demikian telah tertanamlah bagi hidupnya suatu politik yang waras (sehat).

Karena sekarang Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik merayakan 25 tahun beliau telah memegang jabatan, maka kita mencoba hendak memberi suatu lukisan tentang diri beliau.

Beliau itu, yang sekarang berumur kira-kira 48 tahun, adalah seorang yang tajam pikirannya dan romannya selalu mendatangkan perasaan yang baik, jadi beliau adalah seorang “gentleman” sejati.

Dalam waktu berkata-kata beliau dengan terus terang menyatakan pikirannya; pikiran yang dikeluarkan beliau itu selalu rupanya hasil dari timbangan yang dalam.  Sebagai seorang yang memerintah, beliau selalu menyatakan bahwa beliau suka menerima petunjuk yang baik-baik; beliau boleh dipercayai, suka menurut apa-apa yang benar dan lurus hati.

aaagung1

Sumpah bersetia terhadap Gubernemen, yang telah diangkatnya waktu menjadi Stedehouder negara Karangasem, selalu dijunjungnya tinggi dan selalu beliau berlaku seperti yang layak bagi seorang pegawai dan kepala anak negeri yang baik dan setia.

Syahdan tidak berapa lamanya beliau menjabat jabatan tinggi itu, maka beliau mendapat kesempatan akan menyatakan betul kesetiaannya kepada Gubernemen. Pada masa itu (1908) bagian Bali selatan yang lain-lain dimasukkan ke dalam pemerintahan langsung (rechtstrekschbestuur). Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik menunjukkan betul setianya, yakni beliau menjalankan dengan maju dan rapi di dalam negerinya yang berdiri sendiri itu beberapa macam perubahan tentang aturan pengadilan, belasting, opium regie, radio, dsb. menjadi[kan] perubahan tersebut di Karangasem  lebih sempurna dan lebih cepat dilakukan daripada [di] bagian [daerah] yang lain.

aaagung2

Sumpah bersetia terhadap Gubernemen, yang telah diangkatnya waktu menjadi Stedehouder negara Karangasem, selalu dijunjungnya tinggi dan selalu beliau berlaku seperti yang layak bagi seorang pegawai dan kepala anak negeri yang baik dan setia.

Syahdan tidak berapa lamanya beliau menjabat jabatan tinggi itu, maka beliau mendapat kesempatan akan menyatakan betul kesetiaannya kepada Gubernemen. Pada masa itu (1908) bagian Bali selatan yang lain-lain dimasukkan ke dalam pemerintahan langsung (rechtstrekschbestuur). Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik menunjukkan betul setianya, yakni beliau menjalankan dengan maju dan rapi di dalam negerinya yang berdiri sendiri itu beberapa macam perubahan tentang aturan pengadilan, belasting, opium regie, radio, dsb. menjadi[kan] perubahan tersebut di Karangasem  lebih sempurna dan lebih cepat dilakukan daripada [di] bagian [daerah] yang lain.

Anak Agoeng ini paham benar akan seluk-beluknya Undang-undang Bali lama (buku Undang-undang dari Manoe [Manu]) dan ahli besar perkara adat istiadat serta bahasa Kawi. Tentang kewajiban raja-raja yang dahulu beliau mempunyai pikiran kaum muda. Beliau ternama sebagai seorang yang cinta kepada kebenaran. Adapun Gubernemen tiadalah melupakan akan pegawainya yang setia dan senonoh itu. Tandanya: Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik telah dianugerahi bintang Oranje Nassau dan bintang mas besar, serta beberapa bintang dari kerajaan luaran, misalnya Perancis dan Siam, telah menjadi perhiasan dada beliau tersebut.

Menilik semuanya yang tersebut di atas, nyatalah bahwa di Karangasem ada seorang pemerintahan [penguasa] yang mulia, bertabiat tinggi dan senonoh yang dipandang tinggi oleh sekalian golongan penduduk Bali.

Hari 20 Januari [1934] ini di puri Karangasem akan berbunyilah gamelan yang merdu dan akan berkibarlah bendera Belanda, semuanya itu sebagai tanda kesenangan dan kegirangan hati penduduk pada hari yang tidak boleh dilupakan ini. Hari ini akan memperteguhkan  ikatan puri Karangasem dengan anak negerinya dan dimana-mana akan kedengaranlah doa. “Moga-moga Anak Agoeng Agoeng Bagoes Djlantik akan lamalah terpelihara bagi anak istri dan rakyatnya.”

Tj. G.R. Soekawati

Kami Redaksi Penindjauan bersetuju sekali dengan karangan tuan Soekawati memuliakan Anak Agoeng Agoeng Karangasem itu, dan dengan sungguh-sungguh hati kami mengucapkan selamat kepada Anak Agung Agung Bagoes Djlantik dan kami mendoakan moga-moga lama lagilah beliau memegang pimpinan pemerintahan negara Karangasem dalam sehat wal afiat dan selamat.

Redaksi {13}

***

Sumber: Soerat chabar minggoean Penindjauan, No. 1, TAHOEN I, 6 Februari 1934: 12-13. Ejaan disesuaikan, tapi nama diri ditulis sebagaimana aslinya. Angka dalam tanda ‘{ }’ merujuk pada halaman asli majalahnya. Kata-kata dalam tanda “[ ]” merupakan tambahan dari penyalin. Foto 1 dan 2 berada di halaman 12 naskah aslinya, dan foto 3 di halaman 13.

Penyalin: Dr. Suryadi, MA., Leiden University, Belanda

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: