Posted by: niadilova | 24/06/2016

Kilas Balik : Suntikan Mayat Boleh……[1951]

HASIL KONPERENSI ALIM-ULAMA DI JAKARTA YANG DISELENGGARAKAN OLEH KEMENTERIAN AGAMA PADA TANGGAL 5-6 AGUSTUS 1951

Suntikan Mayat BolehALIM –ULAMA yang mewakili organisasi-organisasi Islam, yaitu: P.B. Muhammadiyah, P.B. Nahdatul Ulama, P.B. Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), P.B. Persatuan Umat Islam Indonesia (P.U.I.I.), Majlis Syuro Masyumi Pusat, Majlis Syariyah wal Ibadah Partai Syarikat Islam Indonesia (Masywi P.S.I.I.), dan wakil-wakil dari Kementerian Kesehatan serta Kementerian Agama bermusyawarah di Jakarta dari tgl. 5 sampai 6 Agustus 1951.

I.  MENDENGAR

Penjelasan wakil Kementerian Kesehatan yang menyatakan:

  1. bahwa sampai dewasa ini barulah suntikan mayat satu-satunya jalan buat mengetahui penyakit pes pada mayat.
  2. bahwa suntikan itu perlu sekali sebagai jalan buat mengetahui penyakit pes guna keperluan pencegahan dan pemberantasan penyakit tersebut.

II.  MEMUSYAWARAHKAN

  1. Kemaslahatan dan kemudaratan suntikan tersebut.
  2. Hukum-hukum Agama mengenai soal itu beserta dalil-dalilnya.

III. MENIMBANG

  1. bahwa suntikan mayat pada azasnya adalah termasuk hal yang dilarang oleh Agama, karena menyakiti dan mengganggu kehormatan si mayat dan melukai perasaan keluarganya.
  2. bahwa hal yang terlarang itu, menurut hukum Islam, hanya dibolehkan apabila dalam keadaan darurat.

IV. MENGAMBIL KESIMPULAN

  1. bahwa miltpunctie (suntikan mayat) itu hanya dibolehkan dalam keadaan darurat. Keadaan darurat itu ditetapkan oleh ahli-ahli kesehatan dan ahli-ahli agama di daerah yang bersangkutan.
  2. Menganjurkan kepada Pemerintah supaya:
    1. membatasi pelaksanaan suntikan mayat kepada batas yang seminim-minimnya dan bila segala jalan lain tak ada lagi.
    2. menjaga dengan cara bijaksana, jangan sampai melakukan suntikan mayat itu terjadi yang menambah keberatan-keberatan atas praktek suntikan itu, seperti melambatkan penyuntikan tersebut.
    3. senantiasa berusaha mendapatkan jalan lain [selain] dari suntikan mayat buat mengetahui penyakit pes.
    4. memajukan segala daya-upaya buat menyempurnakan usaha pencegahan pemberantasan penyakit pes pada khususnya dan memajukan kesehatan rakyat pada umumnya dengan jalan penerangan dan tidakan yang efektif.

 

Jakarta, 6 Agustus 1951 {22}

______

 

***

Sumber: Perbaikan.Renaissance.Madjallah Islam  Populer, No. 9, TAHUN KE VIII, AGUSTUS 1951: 22). Ejaan disesuaikan. Angka dalam tanda ‘{ }’ merujuk pada halaman asli majalahnya. Bagian kalimat dalam tanda “[ ]” merupakan tambahan dari penyalin. Ilustrasi berasal dari: www.tribunnews.com.

Penyalin: Dr. Suryadi, MA., Leiden University, Belanda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: