Posted by: niadilova | 16/05/2016

PPM #61 – Pasar Derma yang diadakan oleh “Sjarekat Oesaha” di Padang (1927)

Di Padang soedah berdiri satoe comite atas toean-toean Dr. M. Sjaaf (voorzitter), L. [Landjoemin] Dt. Toemanggoeng (vice-voorzitter). A. Abd. Latif (Penningmeester). Turki Bagindo Marah, H. Mr. Abd Azis, Sjarif Gani, Marah Tetek, Angkat Soetan, Soetan Oedin, Hosen (leden), jang akan mengadakan Pasar Derma “Sjarekat Oesaha” pada 4, 5 dan 6 April j.a.d. digedoeng Frobelschool Sjarekat Oesaha. Uitvorend comite terdiri dari beberapa orang pemoeda-pemoeda, dikepalaï oléh t. Roestam Effendi sebagai voorzitter[,] sedang t. Abisin Abbas, secretarisnja. (S.S.). (A)

Fancy Fair Sjarekat Oesaha di Padang mendapat hasil bersih f 1154,92. (Sin. Sum.). (B)

***

Laporan Pandji Poestaka, No. 26-27 dan 31, Tahoen V, 31 Maart 1927: 448 [Kronik]) (A) dan  No. 37, Tahoen V, 10 Mei 1927: 604 [Kroniek]) (B) tentang pasar derma yang dilakukan oleh Sjarekat Oesaha (SO) di Padang. Pandji Poestaka mengutipnya dari harian Sinar Sumatra.

SO didirikan oleh intelektual Minangkabau Taher Marah Soetan (1890-1953). Hampir sepanjang usianya, Taher tinggal di Padang, di mana ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, dan dunia intelektual dan pergerakan. Sambil bekerja di perusahaan agen perkapalan di Teluk Bayur (Emmahaven), Taher menerajui SO yang dibentuknya dengan beberapa intelektual pribumi lainnya pada tahun 1914 dengan tujuan untuk menggalang aksi sosial, memajukan pendidikan pribumi, dan sebagai wadah pertemuan para intelektual pribumi/kaum pergerakan untuk saling bertukar pikiran dan mencari berbagai ikhtiar untuk memajukan bangsanya.

Taher merupakan primus inter pares dalam SO sekaligus sebagai mentor bagi kalangan kaum muda yang berikhtiar memajukan diri dan bangsanya. Sejarah telah mencatat bahwa Taherlah yang memfasilitasi berdirinya Jong Sumatranen Bond (JSB) cabang Padang pada 1918 yang kemudian diorganisir oleh  Hatta, Bahder Djohan, dan lain-lain. Tugu peringatan kongres pertama JSB di Padang itu masih ada sampai sekarang di dekat Taman Melati, Padang. Sedikit lebih jauah tentang Taher Marah Soetan, lihat: https://niadilova.wordpress.com/2015/04/06/minang-saisuak-217-taher-marah-soetan-1890-1953-goodfather-nya-kaoem-pergerakan/; diakses 1-5-05-16)

Suryadi – Leiden University, Belanda | Padang Ekspres, Minggu, 15 Mei 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: