Posted by: niadilova | 09/05/2016

Minang Saisuak #261 – Penjual durian dan pembeli bule (Bukittinggi c.1932)

Minang saisuak - Penjual durian dan pembeli bule

Foto orang bule (Eropa) dengan durian jarang terlihat, apalagi yang agak klasik seperti foto ini.  Bagi orang bule, durian adalah salah satu jenis buah-buahan yang aneh, baik bentuk maupun rasa atau baunya. Lihatnya video ini https://www.youtube.com/watch?v=rjUc6eaqEMg, yang merekam aksi beberapa bule makan durian. Mereka muntah kayak karena baunya yang tidak terbiasa dengan hidung, lidah, dan usus besar mereka.

Tentu saja ada juga bule yang suka durian. Dan kalau ketemu bule jenis ini, cangok-nya makan durian tiada terkira-kira. Bisa beberapa biji dilahapnya sekaligus. Kulekkulekan lidahnya keenakan, apuihapuihi seperti beruk kena tahi ayam gaca.

Foto untuk rubrik ‘Minang saisuak’ kali ini menurunkan gambar seorang bule sedang mencium buah durian masak rareh yang dijual di piggir jalan Padang Bukittingi. Menurut keterangan yang didapat, foto ini dibuat sekitar tahun 1932.

Tidak ada keterangan siapa nama bule yang tampaknya sedang nikmat (atau malah kalimpasiangan?) mencium sebuah durian.  Barangkali dia seorang turis Eropa yang sedang berkunjung ke Sumatera Barat. Di tahun 1930-an memang sudah ada paket pariwisata untuk orang Eropa ke Minangkabau, sebuah negeri yang elok alamnya dan unik budayanya. Ada kapal KPM yang singgah di Teluk Bayur secara periodik yang membawa turis dari Eropa.

Sudah sejak awal abad 20 Departemen Pariwisata kolonial mempromosikan Sumatra’s Westkust (Sumatera Barat) sebagai salah satu daerah tujuan wisata. Salah seorang petinggi kolonial di Sumatera Barat, L.C. Westenenk, bahkan menulis buku khusus untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Barat, yaitu buku Acht Dagen in de Padangsche Bovenlanden (Delapan Hari di Padang Darat) yang diterbitkan oleh Javasche Boekhandel & Drukkerij di Batavia pada tahun 1909. Buku yang bercerita tentang alam dan masyarakat Minangkabau itu, dan tarif transportasi untuk mengunjunginya, dimaksudkan untuk menarik turis bule datang berkunjung ke Minangkabau.

Akan tetapi barangkali juga bule yang terlihat di foto ini adalah salah seorang administrator kolonial yang sedang bertugas di Minangkabau pada waktu itu. Namun, lebih tak diketahui lagi lelaki dan dua wanita yang menjual durian yang terlihat dalam foto ini. Di mana sejarah yang mencatat nama-nama orang biasa? Tapi yang jelas di akhirat nanti ada arsip yang berisi rekam jejak setiap orang.

Wanita yang di tengah tertawa. Mungkin karena melihat aksi si bule yang hidung panjangnya yang berlobang besar itu kembang kempis mencium bau durian. Tapi mungkin juga wanita itu ketawa karena kena kodak. Ekspresi wanita itu menggambarkan perubahan reaksi/persepsi terhadap kamera di tahun 1930an, ketika teknologi fotografi makin dikenal luas di Indonesia. Masih dalam dekade sebelumnya, orang-orang  pribumi yang difoto kelihatan tegang wajahnya. Ini karena ada anggapan bahwa orang yang dikodak akan berkurang usianya. Bahkan masih sampai beberapa dekade lalu kepercayaan bahwa jika berfoto bertiga tidak elok karena akan membuat yang seorang cepat mati masih bertahan dalam kepercayaan masyarakat kita.

Tapi yang lebih menarik adalah melihat cara orang menjual durian di foto ini. Durian ditaruh begitu saja di pinggir jalan (di sini terlihat di dekat sebuah lepau/kedai kopi), dengan harapan orang-orang yang lewat akan membelinya. Lihatlah, cara seperti itu masih ditemukan sampai sekarang (lebih 80 tahun setelah foto ini dibuat). Jika musim durian datang, situasi seperti ini masih saja terlihat di pinggir-pinggir jalan raya di kampung kita.

Melalui foto ini kita dapat berefleksi tentang perkembangan teknik perdagangan sebuah bangsa: majukah atau tetap jalan di tempat?

Singgalang, Minggu, 8 Mei 2016 | Sumber foto: Universiteitsbibliotheek Leiden, Belanda.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: