Posted by: niadilova | 27/07/2015

PPM #21 – Bantuan lagi kepada korban Gempa Padang Panjang

“Dari Temanggoeng dikabarkan, pada tanggal 7 dan 8 Ang (sic – maksudnya: ‘Augustus’) j.b.l. dikaboepaten Magelang diadakan pertoendjoekan tari Serimpi oléh penari-penari Serimpi (Pronosworo) dari Keraton Solo. Dari pendapatan pertoendjoekan itoe jang 75% akan didermakan oentoek penolong ketjelakaan [gempa] di Soematera Barat, jang 25% didermakan pada fonds Merapi. Pada tanggal 1 Aug. pendapatan pendjoealan kartjis telah ada f 1500.”

“Hari Sabtoe, tanggal 7 Aug. j.l. poekoel 6 soré dipekarangan gedoeng kaboepaten Mr. Cornelis diadakan fancy-fair (pasar derma) oentoek penolong ketjelakaan [gempa] di Soematera Barat. Dipendopo kaboepatén dipertoendjoekkan tadi Djawa oléh anak-anak gadis, tari Lampoeng, dajak mangojan, dan tari Pasoemah. Kemoedian diadakan tajoeban dan dansa. Penghabisan fancy-fair dll. itoe kira-kira poekoel 4 pagi. Pendapatan bersih f 1500.”

***

Dua lamporan dalam majalah Pandji Poestaka, No.63, Tahoen IV, 10 Augustus 1026, hlm.1501-1502 (rubrik Kroniek) tentang pertunjukan amal dan pasar derma yang masing-masing diadakan di Temanggung (Jawa Tengah) dan Batavia (Mr. Cornelis) untuk menggalang dana guna membantu korban gempa bumi yang menggoncang Padangpanjang dan sekitarnya di Sumatera Barat pada tgl. 28 Juni 1926. Solidaritas serempak muncul di berbagai daerah di Hindia Belanda dan juga di Negeri Belanda pada waktu itu.

Suryadi – Universiteit Leiden, Belanda | Padang Ekspres, Minggu, 26 Juli 2015


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: