Posted by: niadilova | 15/06/2015

PPM #16 – ‘Rumah Singgah’ zaman kolonial di Padang

Tempat pemondokan bagi anak-anak miskin di Padang. Dari Padang Aneta mengawatkan bahwa njonja Goebernoer Soematera Barat telah meletakkan batoe jang pertama dari roemah pemondokan bagi anak-anak miskin di Padang. Bertoeroet-toeroet jang berpidato jaïtoe: voorzitter Persatoean goeroe2 Agama Islam, t. Goebernoer dan t. Burgemeester.”

***

Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 66, Tahoen VIII,  19 Augustus 1930, hlm. 1059 (rubrik Kroniek) tentang peletakan batu pertama rumah untuk pemondokan anak-anak miskin di Padang oleh istri Gubernur Sumatra Barat. Catatan ini menunjukkan bahwa konsep ‘rumah singgah’ untuk anak-anak miskin sudah ada sejak zaman kolonial. Bagaimanakah keadaan anak-anak miskin dan anak-anak jalanan yang ada di Padang sekarang? Sejauh mana Pemerintah memperhatikan dan melindungi mereka? Apakah Pemerintah Kotamadya Padang sudah memberi perhatian selayaknya kepada anak-anak jalanan dan anak yatim (piatu) dari kalangan keluarga miskin warga kota tercinta ini? (Suryadi – Leiden University, Belanda).

Padang Ekspres, Minggu, 14 Juni 2015


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: